Madrasah ibtidaiyah Darul Muna sumberagung adalah satu-satunya
sekolah dasar formal suwasta yang ada di wilayah desa Sumberagung Kecamatan
Gandusari Kabupaten Blitar. terletak di jalan Soeprijadi No.199 (RT;05 RW;01) yang di dirikan pada TGL 20 Juli 1987.
Latar belakang berdirinya madrasah ini disebabkan oleh belum adanya
pendidikan dasar formal islam dan keinginan para tokoh masyarakat yang
menginginkan berdirinya sekolah dasar formal suwasta yang bercirikhas islam.
Tokoh perintis madrasah ini adalah: H. Mohammad Toha Fauzi sebagai Ketua, yang
pada saat itu beliau sebagai kepala KUA. Didukung oleh H. Mohamad Toyib
skaligus sebagai wakif dari tanah tempat berdirinya madrasah ini seluas 1495 m2
. Anggotanya Moh. Ihya’I , Sabarodin, hadis dan H. Asrori Yusuf.
berdasarkan hasil kesepakatan seluruh pengurus maka di tentukan H.Asrori yusuf
sebagai Kepala Madrasah ibtidaiyah Darul Muna yang pertama.
Tujuan didirikan Madrasah ini adalah untuk membantu pemerintah
dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membantu masyarakat dalam memperoleh
pendidikan dan mengembangkan islam ahli sunah waljama’ah an nahdliyah.
Dalam perkembangannya MI Darul Muna mengalami pasang surut namun Alhamdulillah
masih bisa exsis sampai sekarang. Dibawah naungan kementrian Agama MI Darul
Muna selalu mendapatkan bimbingan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepala
madrasah yang pertama H. Asrori Yusuf memimpin MI sejak 1987 sampai 2002
selanjudnya beliau menjadi ketua MWCNU kecamatan Gandusari. Di lanjutkan oleh
zaenal fanani, AMa (Kepala kedua) mulai 2002 sampai 2005. Karena beliau PNS
purna pada tahun 2005 maka kepala madrasah di lanjutakn oleh Rojib,AMa (Kepala
Ketiga) mulai 2005 sampai 2009. Karena Rojib memperoleh Tugas dari pemerintah
desa untuk menagani BUM Des maka Kepala MI Darul Muna di lanjutkan oleh Zaenul
Komar,S.Pd.I(Kepala Keempat) Mulai 2009 dan sekarang Kepala MI masih di
embannya. Setatus madrasah mulai 1987 terdaftar sampai 2004, terakreditasi c
2005 sampai 2011, terakreditasi B mulai 2012. Selama tiga tahun sejak
berdirinya ruang kelas yang digunakan proses pembelajaran adalah berada di
rumah warga, Bangunan gedung madrasah mulai didirikan tahun 1989 sebanyak 3
ruang, ditambah lagi pada tahun 1990 sebayak 2 ruang, dan baru lengkap 6 ruang
kelas dan 1 ruang kantor pada tahun 1992. Madrasah ini pernah mendapat DAK dari
pemkab Blitar pada tahun 2006 dan pernah mendapat bantuan Blok Grend pada tahun
2009 di pergunakan untuk memperbaki ruang kelas. Kurikulum yang di terapkan
adalah kurikulum yang diterbitkan oleh kementrian Agama. Dan muatan lokalnya di
sesuaikan dengan kebutuhan stek holder di lingkungannya dalam bingkai islam
ahli sunnah wal jama’ah an nahdliyah. Juga ikut dalam pembinaan LP ma’arif NU
kab. Blitar
0 comments:
Post a Comment